Percepat Pemulihan Ekonomi, Kemnaker Dorong Lahirnya Wirausaha Baru

Staf Khusus Menaker Titik Masudah ( kanan) dan Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Nora Kartika Setyaningrum (kiri) dan para peserta forum kompak mengacungkan jemarinya sebagai salam kekompakan.
banner 120x600

REAKSI JAKARTA – Pemerintah terus mendorong lahirnya wirausaha baru untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Dorongan ini dilakukan dengan akses informasi tata cara dan dukungan dalam berwirausaha.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Titik Masudah, mengatakan itu saat membuka Forum Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri di Jakarta, Senin (12/12/2022).

“Peserta Forum Penempatan Tenaga.Kerja Dalam Negeri ini karena adalah para pelaku usaha baru, maka kebutuhan dari pelaku usaha adalah bagaimana mereka mengimprovisasi, bagaimana mereka mendapatkan informasi jalur dan akses usaha. Oleh karena itu melalui forum ini, peserta akan mendapatkan sejumlah informasi seperti strategi pengembangan wirausaha baru, kiat-kiat pengembangan bisnis, hingga tata cara dan perizinan berusaha,” kata Titik Masudah

Untuk memperoleh itu semua, kata Titik melanjutkan, semua narasumber harus dapat menyampaikan ilmunya kepada para peserta yang berasal dari para masyarakat yang sedang mempersiapkan usaha dan wirausaha pemula.

Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemnaker, Nora Kartika Setyaningrum, menambahkan, forum bertajuk “Kiat Bertahan di Dunia Kerja Pasca Pandemi” ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi SDM Indonesia yang akan didominasi oleh Generasi Milenial dan Generasi Z, di mana keberadaan mereka akan menjadi pondasi utama perekonomian Indonesia di masa depan.

Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya konkrit dalam meningkatkan kolaborasi dan sinergitas pembangunan ketenagakerjaan.

“Kementerian Ketenagakerjaan menyadari bahwa tujuan pembangunan ketenagakerjaan akan dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan terkait dapat berperan aktif sesuai dengan fungsi dan kewenangannya masing-masing,” ujarnya.

Loading

Penulis: Friendy SianiparEditor: Editor2