Menjunjung dan Menyuarakan Kebenaran
Editorial Arrangement

Ratusan Brimob Batalyon D Pelopor Manfaatkan Layanan Aktivasi IKD dari Disdukcapil

Personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya memanfaatkan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Mako Brimob Batalyon D, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Sabtu (10/10/2026).

Oleh Tim
REAKSI BEKASI – Ratusan personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya antusias memanfaatkan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat di Mako Brimob Batalyon D Pelopor, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung kesiapan personel Brimob menjadi agen perlindungan sosial yang membantu masyarakat mengakses program bantuan pemerintah. Aktivasi IKD menjadi salah satu tahapan yang diperlukan untuk mendukung peran tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, H. Damanhuri, mengatakan pelayanan tersebut dilaksanakan atas permintaan pihak Brimob untuk mendukung kesiapan personel dalam menjalankan peran sebagai agen perlindungan sosial.

“Personel yang akan menjadi agen perlindungan sosial diwajibkan memiliki aplikasi IKD. IKD ini menjadi gerbang awal untuk mendukung peran mereka dalam membantu masyarakat, terutama agar program perlindungan sosial dapat menjangkau warga yang berhak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan IKD menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan layanan berbasis digital untuk mendukung pengelolaan data kependudukan dan program perlindungan sosial. Dengan dukungan data yang lebih terintegrasi, penyaluran bantuan diharapkan semakin tepat sasaran.

Damanhuri menambahkan, pelayanan aktivasi IKD dilakukan melalui kolaborasi dengan jajaran TNI dan Polri. Disdukcapil Kabupaten Bekasi juga melibatkan petugas dari 23 kecamatan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat maupun instansi yang membutuhkan.

“Petugas kami tersebar di 23 kecamatan. Jika ada instansi atau wilayah yang membutuhkan pelayanan aktivasi IKD, kami siap berkolaborasi dan menyesuaikan pelaksanaannya dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Camat Cikarang Pusat, Ganda Sasmita mengatakan pelayanan langsung di Mako Brimob merupakan upaya jemput bola untuk memudahkan personel mengakses layanan administrasi kependudukan di tengah kesibukan menjalankan tugas.

“Melalui pelayanan jemput bola ini, personel tidak perlu datang langsung ke kantor kecamatan untuk melakukan aktivasi IKD. Kami bersama Disdukcapil hadir langsung agar pelayanan lebih mudah dijangkau dan dapat menyesuaikan dengan aktivitas mereka,” ungkapnya.

Ganda menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Pelayanan serupa terbuka bagi instansi pemerintah maupun perusahaan yang membutuhkan dukungan layanan dari Disdukcapil dan kecamatan. (*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2